Cerita Abu Nawas :Terpancing Emosi
Seorang teolog sakit , ia mendengar bahwa Abu Nawas itu seorang yang mistikus.
Dan dalam keadaannya yang setengah sadar , ia merasa ada sesuatu di dalam dirinya.
Akhirnya ia dikirimkan kepada Abu Nawas.
"Buatkan aku doa yang bisa membuatku memasuki dunia lain , bukankah engkau terkenal pandai dalam berhubungan dengan dimensi lain ," kata teolog.
"Dengan senang hat ," kata Abu Nawas.
"Tuhan...tolonglah aku , setan...tolonglah aku ," ujar Abu Nawas.
Lupa dengan rasa sakitnya , teolog ini bangkit dari duduknya karena tersinggung luar biasa.
"Abu Nawas , kamu pasti sudah gila ," kata teolog ini.
"Tidak sepenuhnya sahabatku , seseorang yang berada dalam kondisi seperti engkauini , tidak akan mampu menangkap kesempatan.
Jika ia melihat dua alternatif , ia mencoba membuktikan yang mana yang berhasil."
Dan dalam keadaannya yang setengah sadar , ia merasa ada sesuatu di dalam dirinya.
Akhirnya ia dikirimkan kepada Abu Nawas.
"Buatkan aku doa yang bisa membuatku memasuki dunia lain , bukankah engkau terkenal pandai dalam berhubungan dengan dimensi lain ," kata teolog.
"Dengan senang hat ," kata Abu Nawas.
"Tuhan...tolonglah aku , setan...tolonglah aku ," ujar Abu Nawas.
Lupa dengan rasa sakitnya , teolog ini bangkit dari duduknya karena tersinggung luar biasa.
"Abu Nawas , kamu pasti sudah gila ," kata teolog ini.
"Tidak sepenuhnya sahabatku , seseorang yang berada dalam kondisi seperti engkauini , tidak akan mampu menangkap kesempatan.
Jika ia melihat dua alternatif , ia mencoba membuktikan yang mana yang berhasil."